Anak Belajar dari Kehidupannya
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.
(Dorothy Law Nolte)..
Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah.
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri.
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian.
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri.
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan.
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar dermawan.
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran.




via iPhone
via Palm
via Ovi by Nokia
via Windows® 7 Smartphones
via Mig33
via Twitter
via Snaptu
via Plurk
November 23, 2009 at 01:17pm via mobile -
@lia >> mbak lia meski blm pny ank tpi mantap komennya..
@sherena >> makasih mbak atas masukannya..
@blogserba >> hehehe..emang dibikin persis FB